Latest Post


C++ adalah Bahasa pemrograman level menengah yang dikembangkan oleh Bjarne Stroustrup dimulai tahun 1979 di Bell Labs. C++ bisa berjalan di berbagai system operasi, seperti Windows, Mac Os dan semua jenis UNIX. Hal yang paling sederhana dalam membuat aplikasi menggunakan C++ adalah sebagai berikut :



#include <iostream>
using namespace std;

int main() {
   cout &lt;&lt; "Hello World";
   return 0;
}


1. Double-klik Server0. Pilih tab Config. Pada menu Interface, pilih Fast-Ethernet. Pada bagian IP Configuration, isikan dengan IP address server, dalam contoh ini 192.168.123.1 subnet mask 255.255.255.0

2. Masih di jendela properties Server0 pada menu Services, pilih DHCP. Pastikan service DHCP On. Isikan blok IP address yang akan diberikan* IP oleh DHCP Server.

Pada Start IP Address isikan dengan 192.168.123.19, dan pada Maximum Number of Users=5.
Hal ini berarti setiap host yang request IP pada DHCP Server akan mendapatkan IP address mulai
dari range 192.168.123.19 - 192.168.123.23
Untuk field Default Gateway dan DNS Server biarkan kosong untuk contoh ini.

 MELAKUKAN REQUEST DHCP

1. Double-klik PC0 hingga muncul jendela properties PC0. Pilih tab Desktop. Pada menu
yang ada, pilih menu IP Configuration.

2. Pastikan pilihan radio button pada pilihan DHCP.

3. Setelah konfigurasi selesai, silahkan mengecek konfigurasi IP pada PC0 yang sebelumnya telah di-set ke DHCP. Hasil akhir bisa dilihat pada gambar 19 di bawah ini. Terlihat IP address yang diberikan oleh DHCP Server adalah 192.168.123.19 lengkap dengan subnetnya 255.255.255.0.


Kali ini saya akan menjelaskan instalasi  Samba Server pada Ubuntu 12.04 dan cara mengkonfigurasi untuk berbagi file melalui protokol SMB serta bagaimana cara menambah user. Samba dikonfigurasi sebagai standalone server, bukan sebagai domain controller. Dalam setup yang dihasilkan, setiap pengguna memiliki direktori home tersendiri yang dapat diakses melalui protokol SMB dan semua pengguna memiliki direktori bersama dengan akses read-/write.
1. Pengantar Tutorial
Saya menggunakan sistem Ubuntu 12,04 dengan hostname server1.example.com dan alamat IP 192.168.0.100.
Untuk menjalankan semua langkah dalam tutorial ini dengan hak akses root, jadi pastikan Anda login sebagai root:
Ketik pada terminal : sudo su


2. Install Paket Samba
 
apt-get install libcups2 samba samba-common

Setelah instalasi paket samba selesai, selanjutnya edit file smb.conf
vi /etc/samba/smb.conf
Pada bagian global, hapus tanda “#” pada awal baris security = user sehingga tampak seperti ini: smb.conf
 [...]
# "security = user" is always a good idea. This will require a Unix account
# in this server for every user accessing the server. See
# /usr/share/doc/samba-doc/htmldocs/Samba3-HOWTO/ServerType.html
# in the samba-doc package for details.
   security = user
[...]
Pada bagian global, hapus tanda “#” pada awal baris security = user sehingga tampak seperti ini: smb.conf
 [...]
# "security = user" is always a good idea. This will require a Unix account
# in this server for every user accessing the server. See
# /usr/share/doc/samba-doc/htmldocs/Samba3-HOWTO/ServerType.html
# in the samba-doc package for details.
   security = user
[...]
Hal tersebut memungkinkan pengguna sistem Linux untuk login ke Samba Server. Tutup file dan restart Samba dengan perintah : smb.conf
/etc/init.d/smbd restart
 
 

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget